Macam Macam Antena

 Berbagai Macam Jenis Antena dan Kegunaanya

1. Antena Grid

Antena grid adalah salah satu antena WiFi yang paling banyak digunakan dan sudah sangat populer, antena ini berfungsi untuk mengarahkan dan memperkuat signal wireless untuk koneksi point-to point, multi point, atau sebagai client.

Fungsi dari Antena Grid adalah :

Penerima dan pengirim signal data sistem gelombang radio 2.4 MHz

Menguatkan signal WiFi yang lemah

Menerima dan mengirim data yang berupa internet dan intranet

Antena Grid parabolic tersebut dibuat untuk bisa bekerja pada gelombang 2.4 GHz. Antena pemancar merubah tenaga listrik menjadi gelombang radio. Gelombang radio tersebut berupa radiasi elektromagnetik, yang terdiri dari medan magnetik yang merambat saling tegak lurus.

Polarisasi Antena Grid

Antena Grid parabolic diatas mempunyai polarisasi horisontal dan vertikal. Yang dimaksud polarisasi antena ini yaitu orientasi medan listrik dari gelombang radio terhadap permukaan tanah (bumi) dan ditentukan oleh struktur fisik serta orientasinya.

Terdapat istilah antena "Horisontal", "Vertikal", dan "Cultura". Misalkan sederhananya yaitu antena berupa kawat lurus yang mempunyai suatu polarisasi pada saat dipasang secara tegak dan mempunyai polarisasi yang berbeda bila dipasang secara mendatar.


Dari gambaran diatas nampak jelas bahwa pemasangan antena penerima dalam polarisasi horisontal atau dalam polarisasi vertikal hal itu tergantung pada polarisasi dari antena pemancarnya. Apabila tidak sesuai maka penerimaan tidak akan dapat optimal atau bahkan tidak mau sama sekali.

Contoh Pemasangan Antena Grid

Posisi antena horisontal atau vertikal berpengaruh pada bentuk atau pola dari penyebaran signal (propagation pattern) dari antena itu sendiri.

Pada posisi vertikal membuat polarisasi penyebaran signal atau gelombang yang dipancarkan menjadi lebih rapat atau sempit dengan daya jangkauan yang lebih luas. Pemakaian pada posisi vertikal adalah untuk sambungan dengan jarak jauh dan sudut LOS (Ligth OF Sight) yang kecil.

Apabila dua titik atau lokasi yang akan disambungkan memakai wireless dengan posisi antena-nya berbeda, maksudnya satu horisontal dan satunya lagi vertikal maka kemungkinan besar pasti tidak akan mau terhubung kalaupun bisa pasti lemah. Hal ini dikarenakan oleh posisi keduanya berbeda sehingga membuat Power Loss yang besar.


Pada posisi horisontal membuat polarisasi penyebaran signal atau gelombang yang dipancarkan menjadi lebih lebar dengan daya jangkauan yang lebih pendek jika dibandingkan dengan posisi vertikal. Pada pemakaian posisi horisontal untuk sambungan jarak dekat dengan sudut LOS yang besar.

Kelebihan dan Kekurangan Antena Grid Posisi Horisontal dan Vertikal



Antena Grid Posisi Horisontal

Kelebihan Antena Grid pada posisi horisontal adalah Tembakanya (luas) besar membuatnya tidak susah untuk melakukan pointing


Kekurangan Antena Grid pada posisi horisontal adalah mudah sekali terkena interfensi dan jarak jangkauannya (panjang) kurang jauh

Antena Grid Posisi Vertikal

Kelebihan Antena Grid pada posisi Vertikal adalah Jangkauan tembakan (panjang) yang cukup jauh bisa lebih jauh dari pada posisi horisontal.

Kekurangan Antena Grid pada posisi Vertikal adalah Tembakan (panjang) sangat kecil tapi luas sehingga ketika melakukan pointing harus benar-benar pas dan membutuhkan kesabaran yang tinggi.

2. Antena Omni

Antena Omni adalah antena yang mempunyai pola radiasi menyebar ke segala arah sama rata, sehingga antena ini cocok dipakai pada antena Access Point dan bisa dipakai untuk menyambungkan beberapa antena directional di outdoor point-to-multipoint komunikasi sistem termasuk koneksi telepon seluler (HP) dan siaran televisi (TV).

Antena Omni mempunyai sifat umum radiasi atau pancaran signal 360 derajat yang tegak lurus keatas. Antena Omni directional secara normal mempunyai gain sekitar 3-12 dB yang dipakai untuk koneksi P2PM (Point-To-Multi-Point) atau satu titik kebanyak titik yang ada di sekitar area pemancar.


Comments